Perhimpunan Buddhis Nichiren Shu Indonesia (PBNSHI) saat ini mendapatkan bimbingan dari beberapa bhiksu / bhiksuni / Shami yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu:

BHIKSU MISIONARIS /BHIKSU DARI KANTOR PUSAT JEPANG yaitu: 

  1. Rev.  Keiji Oshima, berasal Tokyo, Jepang. Beliau seperti bhiksu lain juga adalah sarjana lulusan dari Rissho Universitas. Beliau fasih berbahasa Itali, Jepang, dan English.
  2. Rev. Ito Yuon, berasal dari Nagoya, Jepang. Beliau juga melaksanakan tugas untuk Asia Tenggara termasuk ke Indonesia. Beliau juga lulusan S3, juga fasih berbahasa Mandarin karena pernah mengikuti pertukaran pelajar di NTU, Taiwan.
  3. Rev.Myoufu Ervinna, seorang bhiksuni juga seorang sarjana S3 (phd) lulusan Jepang. Beliau adalah murid dari Rev.Oikawa, Kepala Kuil Joenji di daerah Syinjuku, Tokyo – Jepang. Rev.Myoufu Ervinna, selain menetap di Jakarta, dia juga melakukan pembinaan ke Singapore, Kuala Lumpur, Klang, dan Penang.
  4. Rev.Kenin Ito (Dharma Das), Beliau lulusan doctoral dari Tsukuba University jurusan Master of Design ScienceDoctoral Program in Arts and DesignCollege of Policy and Planning ScienceTsukuba, Ibaraki, University of Allahabad Dept. of Hindi, Diploma courseAllahabad, India dan University of Calcutta, Ph.D program, Dept. of Ancient Indian History and CultureKolkata. Sekarang beliau membantu di Asia Tenggara dan tinggal di Penang – Malaysia. Selama hampir 30 tahun di India membuat Beliau fasih berbahasa Hindi, membaca dan menulis bahasa Sansekerta. 

 

Rev.Kenin Ito (Dharma Das) sebelah Kiri

 
CALON BHIKSU LOKAL INDONESIA yaitu:

Shami Kanmyo Ong

  • Shami Kanmyo Ong (gbr.Tengah), seorang calon Bhiksu dari Indonesia, dibawah bimbingan Rev.Kangyo Noda, Kuil Honkoji, Wakayama – Jepang. Rev.Kangyo Noda pernah menjadi pembimbing untuk Asia Tenggara. Dalam Nichiren Shu ada 3 tahapan sebelum menjadi seorang Bhiksu yaitu: TOKUDO (Upacara Pengangkatan Guru dan Murid), DOCHO (Upacara Peresmian Calon Bhiksu di Kuil Seichoji, Japan. Kuil ini juga tempat Nichiren menjadi seorang Bhiksu), SHINGYO DOJO (Pelatihan terakhir selama 35 hari di Gunung.Minobu – Japan, kuil Pusat Nichiren Shu)